Selamat membaca
Traveling Ramah Lingkungan
semoga bermanfaat

Entri Populer

Kategori

Galeri Wisata

Info Lainnya

Traveling Ramah Lingkungan

Paket Pulau Tidung

Traveling Ramah Lingkungan

Traveling hijau adalah konsep 'ramah lingkungan dalam sebuah perjalanan'. Jika kita mengunjungi hutan atau pegunungan, tapi kita menghancurkan habitat di daerah, ada pergi pemahaman Perjalanan Hijau. Ada juga pepatah ketika Perjalanan Hijau adalah Jalan ke alam liar, mengunjungi cagar alam, hutan, pantai atau pegunungan. Bahkan, di Green tidak hanya terbatas pada 'hijau' tujuan yang luar biasa, melainkan untuk sikap kita saat mencapai tujuan.

Tips Aman Traveling secara Online

1. Ketika memesan tiket melalui pemesanan online, hindari untuk mencetak tiket. Rekam detail dan kode bookingnya di notebook atau ponsel Anda. Jangan lupa untuk menyimpan file soft copy. Ini merupakan langkah untuk menghemat kertas. Semakin banyak kertas yang digunakan, semakin pohon yang ditebang sebagai bahan baku kertas.

2. Selalu membawa dustbag / goody bag / tas yang dapat digunakan kembali ketika bepergian. Saat dijual goody bag terbuat dari bahan parasut tipis sehingga mudah dilipat dan dimasukkan ke dalam tas tangan kami atau saku. Ketika kita pergi berbelanja, bahan makanan bisa kita masukkan ke dalam tas goody, jad kita tidak perlu menerima kantong plastik / paperbag lagi dari penjual. Berikut adalah cara untuk menghemat penggunaan plastik.

3. Agar kemasan cepat, menghapus sabun cair atau sampo ke dalam wadah yang lebih kecil. Manfaatkan botol kosmetik lain yang lebih kecil dan telah dicuci bersih. Penggunaan shampoo sachet dengan alasan lebih efisien dan ringkat bukanlah cara yang baik. Sachet sampo benar-benar meningkatkan jumlah sampah plastik di lokasi wisata.

4. Selain menggunakan alas kaki yang nyaman, juga memilih alas kaki yang mudah dibersihkan. Sepatu dari bahan jelly / karet bisa menjadi alternatif karena mudah dibersihkan. Lebih mudah dibersihkan air lebih efisien dan sabun.

5. Biasakan mengantongi satu kantong plastik di saku Anda / tas Anda ketika meninggalkan penginapan. Hal ini untuk mencegah sampah sembarangan jika kita tidak menemukan tempat sampah dapat di luar

6. Mulailah untuk membuang limbah penyortiran. Biasakan membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Sampah kering dan sampah basah. Hal ini akan memudahkan petugas kebersihan dalam hal daur ulang sampah.

7. Biasa membawa tisu? sah karena jaringan ini sangat berguna ketika kita bepergian. Tapi jangan lupa untuk membawa saputangan. Penggunaan jaringan dapat dikurangi jika kita juga membawa sapu tangan. Bahkan, lebih jaringan akan digunakan lebih banyak dan lebih banyak pohon yang ditebang.

8. Bila bepergian, disarankan juga membawa wadah makanan. Ketika kita membeli makanan di luar, kita bisa menghindari penggunaan plastik, kertas bungkus atau stereofoam jelas sulit untuk mendaur ulang sampah. Bawa tumbler / minuman kontainer. Kita bisa mengisi ulang gelas kami di penginapan / restoran. Kita tidak lagi perlu membeli air minum kemasan, sehingga sampah yang tidak menumpuk botol plastik.

9. Jangan meninggalkan jejak apapun di tempat wisata, di samping foto.

10. Jangan memberikan makanan untuk binatang yang kebetulan berada di pemandangan. Hal ini akan menyebabkan hewan menjadi ketergantungan pada pengunjung dan bertindak agresif untuk pengunjung

Bersepeda, mendaur ulang barang-barang, pemilahan sampah kering saat membuang sampah, mengurangi penggunaan plastik, adalah beberapa contoh dikampanyekan oleh masyarakat baik pemerintah dan spesifik untuk dilaksanakan oleh orang-orang dalam kehidupan sehari-hari. Akhir-akhir ini, Go Green telah menjadi semacam gaya hidup masyarakat. Kesadaran yang tinggi akan pentingnya menjaga lingkungan yang mulai rusak dan efek dari masalah Pemanasan Global mendasari masyarakat untuk mengubah gaya hidup mereka menjadi lebih 'ramah lingkungan'.Share this article :

0 komentar

Silahkan Beri Komentar Saudara...

Kontak Kami

Info Tidung

Berbagi Informasi Pulau Tidung di Kepulauan Seribu dengn berbagai info lokasi wisata.

Temukan Kami Disini